| Sifat Shalat Jum’at Rasulullah |
|
|
|
| Ditulis oleh ihsan | ||||
| Saturday, 02 August 2008 | ||||
|
Penulis : Hilmy Bin Muhammad Bin Ismail Ar-Rasidi Penerbit : Akbar Press Harga : Rp. 35.000,- Benarkah praktek shalat jum’at yang ada di masjid-masjid di sekitar kita saat ini sudah sesuai dengan tuntunan Rasulullah? Dan apakah sifat penyelenggaraannya sama dengan sifat penyelenggaraan shalat jum’at yang diajarkan Rasulullah saw? Pertanyaan ini perlu kita renungi dan jawab bersama. Syaikh Hilmy Bin Muhammad Bin Ismail Ar-Rasidi melalui karyanya ini mencoba mengajak pembaca agar merenung dan berpikir kembali atas pentingnya ibadah yang shahih (benar) menurut al-Quran dan as-Sunnah, dan menggugah kembali perasaan kita bersama agar mencintai sunnah Nabi saw dengan ketulusan. Semoga bermanfaat bagi kemajuan dan kemurnian keislaman kita. Selamat membaca. Tulis komentar |
||||
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| Profil Kami |
| Cabang Kami |
| Pembukaan Cabang |
| Kumpulan Pertanyaan |
| Kantor Pusat |

Judul : 150 Menit Belajar Membaca Kitab Gundul
Penulis: Yasir Tajid S.M
Harga : Rp. 65.000 (Termasuk 2 CD Interaktif)
Membaca kitab gundul telah menjadi momok bagi para santri di pondok pesantren, aktivis dakwah yang mengkaji kitab-kitab berbahasa arab dan siapa pun yang berminat mempelajari Islam langsung dari sumber yang kebanyakan menggunakan bahasa arab gundul. Berbagai metode ditawarkan dalam pembelajaran membaca kitab gundul ini. Namun tak banyak yang menjanjikan waktu singkat untuk menguasainya. Salah satunya adalah buku 150 Menit Belajar Membaca Kitab Gundul ini.
Untuk pemesanan buku silahkan kunjungi Toko Buku Khilafah Centre atau hubungi 021-4894133/ 081387823409 (Surya).
Suara Islam edisi 55
Mantan Kabakin ZA Maulani (almarhum) pernah menganalisis bahwa bom yang meledak di Paddys Club pada peristiwa Bom Bali I bukan bom biasa melainkan mikro nuklir yang hanya diproduksi di Amerika, Perancis dan Israel. Dikatakan juga, Amrozi cs tak mungkin bisa membuat bom mikro nuklir sedahsyat itu.
Di sisi lain, Amien Rais (Ketua MPR waktu itu) pernah meminta rekonstruksi agar Amrozi merakit bom dengan diberikan bahan-bahan bom persis sama dengan yang pernah dipakainya untuk meledakkan bom di Bali. Sayangnya, rekonstruksi ini tak pernah dilakukan. Sehingga tak pernah bisa dibuktikan bahwa Amrozilah yang membuat bom yang meledak dan menewaskan ratusan orang di Bali itu. Kasus bom Bali memang menyisakan kontroversi.
Suara Islam Edisi 49
Islam hanya akan bisa dimenangkan jika para pejuangnya bersatu dan saling bahu membahu. Rasulullah akan bergembira bila melihat orang-orang yang mengaku menjadi umatnya secara tulus ikhlas memperjuangkan Islam dengan gagah berani tanpa basa-basi. Sebaliknya Rasulullah akan bersedih bila aktivis partai Islam hanya menjadikan Islam sebagai tunggangan mencari kekuasaan dan kenikmatan duniawi. Maka arus Islam 2009 menjadi harapan umat demi kejayaan Islam. Beranikah partai-partai Islam membuktikan? Wallahu 'alam.
Dapatkan segera di Khilafah Centre. Tersedia pula Edisi Promosi dengan harga khusus. Hubungi Rasyid di 021-4894133/ 021-32926952 atau Surya di 081387823409.