Dilema Mayoritas PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh ihsan   
Saturday, 07 June 2008

ImageJudul : Dilema Mayoritas
Penulis: Artawijaya
Penerbit: Medina Publishing
Cetakan: Maret 2008
Tebal: 306 halaman
Harga : Rp.58.000,-

 

Insiden Monas 1 Juni 2008 hanyalah salah satu bukti pertarungan ideologis yang terjadi antara umat Islam dan musuh-musuhnya. Perjuangan umat Islam mempertahankan kemurnian agamanya dari noda ajaran sesat Ahmadiyah dihadang oleh gerombolan massa mengatasnamakan aliansi kebangsaan dan kebebasan. Momentum hari Pancasila acapkali digunakan oleh kalangan nasionalis sekular untuk membendung perjuangan umat Islam.

    Tentu kita masih ingat, peringatan hari Pancasila dua tahun lalu yang dirayakan secara besar-besaran. Presiden SBY waktu itu berkata lantang, “Jangan ganggu Pancasila.” Entah siapa yang dimaksud SBY telah mengganggu Pancasila. Namun yang jelas, kala itu kelompok nasionalis sekular didukung kaum Kristen yang menolak RUU APP dan Perda Anti Maksiat melemparkan isu panas tentang adanya ancaman terhadap eksistensi Pancasila terkait dengan dua hal tersebut.

     Khususnya di Indonesia, pertarungan umat Islam melawan kelompok sekular, komunis serta Kristen radikal memang merupakan pertarungan dengan nafasnya yang panjang. Pertarungan itu, dari dulu hingga kini, tak lepas dari skenario global yang hendak menguasai negeri muslim terbesar di dunia ini.

     Ironisnya, umat Islam sebagai kelompok mayoritas di bumi pertiwi ini mendadak menjadi minoritas ketika menuntut hak ditegakkannya syariat Islam dalam kehidupan sosial-kenegaraan. Tak kurang Hussein Umar semasa hidupnya pernah berujar, “Sejarah bangsa ini dipenuhi perjuangan umat Islam. Tapi kita selalu dikhianati!”

    Sejarah memang selalu berulang. Dan sudah menjadi sunatullah, bahwa perjuangan menegakkan agama Allah selalu mendapatkan lawan. Dalam sejarah bangsa ini, kaum salibis yang minoritas, dan kelompok sekular yang selalu menjadi ‘musuh dalam selimut’ konsisten dalam memberikan perlawanan terhadap upaya-upaya penegakkan syariat Islam. Mulai dari ultimatum terhadap piagam Jakarta di masa awal kemerdekaan, kegigihan memperjuangkan RUU Perkawinan dan Aliran Kepercayaan, penolakan terhadap RUU Peradilan Agama dan Sisdiknas, hingga penolakan terhadap Perda Anti Maksiat dan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi. Dan kasus terakhir, pembelaan mereka terhadap aliran sesat Ahmadiyah.

    Ordo Jesuit, sayap radikal kelompok Kristen yang juga banyak berperan menjegal aspirasi umat Islam Indonesia, atas nama kepentingan politik dan menghadapi musuh bersama, bekerjasama dengan kelompok Marxis untuk menjegal umat Islam. Sayap dari Ordo Jesuit, Missionary Mary Knoll, yang mengusung paham “Sosial Demokrat” dan “Teologi Pembebasan”, yang berorientasi pada komunisme adalah organisasi militan yang berada di bawah kendai Freemasonry. Jika sampai hari ini perjuangan kita menegakkan syariat Islam mendapat tantangan kelompok-kelompok anti-Islam, maka sejatinya kita sedang bertarung melawan antek-antek Freemasonry, antek-antek Zionisme Internasional!




RSS comments

Tulis komentar
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Code:* Code
I wish to be contacted by email regarding additional comments

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

 

Support

Marketing

Admin


Pesan Segera

Alhamdulillah telah terbit edisi revisi Buku Metode Quantum 150 Menit Belajar Membaca Kitab Gundul karangan Ust. Yasir Tajid S.M. Buku ini disertai bonus 2 CD. Pesan segera jangan sampai kehabisan!

Buku Laris

Image

Judul : 150 Menit Belajar Membaca Kitab Gundul
Penulis: Yasir Tajid S.M

Harga : Rp. 65.000 (Termasuk 2 CD Interaktif)

Membaca kitab gundul telah menjadi momok bagi para santri di pondok pesantren, aktivis dakwah yang mengkaji kitab-kitab berbahasa arab dan siapa pun yang berminat mempelajari Islam langsung dari sumber yang kebanyakan menggunakan bahasa arab gundul. Berbagai metode ditawarkan dalam pembelajaran membaca kitab gundul ini. Namun tak banyak yang menjanjikan waktu singkat untuk menguasainya. Salah satunya adalah buku 150 Menit Belajar Membaca Kitab Gundul ini.

Untuk pemesanan buku silahkan kunjungi Toko Buku Khilafah Centre atau hubungi 021-4894133/ 081387823409 (Surya).

Majalah/Tabloid

Image Suara Islam Edisi 49

Islam hanya akan bisa dimenangkan jika para pejuangnya bersatu dan saling bahu membahu. Rasulullah akan bergembira bila melihat orang-orang yang mengaku menjadi umatnya secara tulus ikhlas memperjuangkan Islam dengan gagah berani tanpa basa-basi. Sebaliknya Rasulullah akan bersedih bila aktivis partai Islam hanya menjadikan Islam sebagai tunggangan mencari kekuasaan dan kenikmatan duniawi. Maka arus Islam 2009 menjadi harapan umat demi kejayaan Islam. Beranikah partai-partai Islam membuktikan? Wallahu 'alam.

Dapatkan segera di Khilafah Centre. Tersedia pula Edisi Promosi dengan harga khusus. Hubungi Rasyid di 021-4894133/ 021-32926952 atau Surya di 081387823409.

 
Image Suara Islam Edisi 48

Era reformasi ibarat era kebebasan. Saking bebasnya, asing pun dengan leluasa memaksakan atau mengarahkan para penguasa negeri ini. Seharusnya di era kebebasan, para penguasa negeri ini berani menolak intervensi asing apapun dalam berbagai bentuknya. Nyatanya, itu tidak terjadi. Pemerintah sepertinya kehilangan akal. Atau memang ini teknik pemerintah untuk mencari popularitas.

Dapatkan segera di Khilafah Centre. Tersedia pula Edisi Promosi dengan harga khusus. Hubungi Rasyid di 021-4894133 atau 021-32926952.

 

Link