| Pasti Ada Jalan |
|
|
|
| Ditulis oleh ihsan | ||||
| Friday, 06 June 2008 | ||||
|
Dalam Al Qur’an surat Al Ankabut ayat 69, Allah SWT berfirman, “ Dan orang yang berjihad untuk (mencari keridloan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat baik.” Para ulama sepakat bahwa ayat ini turun sebelum diturunkannya ayat-ayat mengenai kewajiban berperang. Oleh karenanya, jihad yang dimaksud dalam ayat ini bersifat secara umum, yaitu suatu sikap bersungguh-sungguh. Adapun penggalan “Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami” berarti bahwa Allah akan memberikan pertolongan, bantuan, penjagaan dan petunjuk kepada mereka dalam menggapai apa yang diperjuangkannya. Setiap orang senantiasa menghadapi persoalan dalam kehidupannya. Bagi seorang muslim, yang meyakini Islam sebagai agama yang sempurna dan menyeluruh (mengatur seluruh aspek hidup manusia), tentu akan meyakini bahwa Allah SWT pasti memberi jalan keluar atas setiap persoalan yang dihadapinya. Tentunya, harus ada ketakwaan dalam dirinya. Karena Allah berfirman, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (TQS. Ath-Thalaaq: 2) Adapun, dalam menjalani kesulitan-kesulitan hidupnya tersebut, seorang muslim sudah semestinya menghiasai dirinya dengan sikap sabar. Karena sabar merupakan perhiasan hati yang akan membuat seseorang menjadi pribadi yang qonaah, mulia dan dihormati oleh siapa pun. Sabar juga syarat mendapatkan kemenangan. Hal ini tersurat dalam firman Allah, “Hai orang-orang beriman, berlakulah sabar dan perkuat kesabaran di antara kalian, dan bersiagalah kalian serta bertakwalah kepada Allah, supaya kalian memperoleh kemenangan.” (TQS. Ali Imran: 200) Kesabaran bukanlah sikap pasif menerima segala sesuatu, namun sabar merupakan upaya produktif dalam menghadapi dan menyelesaikan segala permasalahan. Sabar dalam berperang berarti menjalankan segala kausalitas dalam peperangan, seperti menyusun strategi peperangan. Sabar dalam suatu pekerjaan harus direfleksikan dengan jalan mengorganisasikan segala hal yang bisa menunjang keberhasilan. Kesabaran dalam dakwah Islam juga harus diwujudkan dengan cara melangkah sesuai dengan manhaj dakwah Rasul saw walaupun jalan itu terasa sulit, panjang dan meniscayakan segala cobaan dan musibah. Sabar memiliki makna mempersiapkan diri dalam menghadapi segala macam kesulitan dan derita dalam menjalankan segala perintah Allah SWT. Selama kita konsisten berpegang teguh pada agama Allah,menjalankan sekaligus memperjuangkannya (dengan jalan dakwah) maka Allah telah menjanjikan pertolonganNya. “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya.” Tulis komentar |
||||
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| Profil Kami |
| Cabang Kami |
| Pembukaan Cabang |
| Kumpulan Pertanyaan |
| Kantor Pusat |

Judul : 150 Menit Belajar Membaca Kitab Gundul
Penulis: Yasir Tajid S.M
Harga : Rp. 65.000 (Termasuk 2 CD Interaktif)
Membaca kitab gundul telah menjadi momok bagi para santri di pondok pesantren, aktivis dakwah yang mengkaji kitab-kitab berbahasa arab dan siapa pun yang berminat mempelajari Islam langsung dari sumber yang kebanyakan menggunakan bahasa arab gundul. Berbagai metode ditawarkan dalam pembelajaran membaca kitab gundul ini. Namun tak banyak yang menjanjikan waktu singkat untuk menguasainya. Salah satunya adalah buku 150 Menit Belajar Membaca Kitab Gundul ini.
Untuk pemesanan buku silahkan kunjungi Toko Buku Khilafah Centre atau hubungi 021-4894133/ 081387823409 (Surya).
Suara Islam Edisi 49
Islam hanya akan bisa dimenangkan jika para pejuangnya bersatu dan saling bahu membahu. Rasulullah akan bergembira bila melihat orang-orang yang mengaku menjadi umatnya secara tulus ikhlas memperjuangkan Islam dengan gagah berani tanpa basa-basi. Sebaliknya Rasulullah akan bersedih bila aktivis partai Islam hanya menjadikan Islam sebagai tunggangan mencari kekuasaan dan kenikmatan duniawi. Maka arus Islam 2009 menjadi harapan umat demi kejayaan Islam. Beranikah partai-partai Islam membuktikan? Wallahu 'alam.
Dapatkan segera di Khilafah Centre. Tersedia pula Edisi Promosi dengan harga khusus. Hubungi Rasyid di 021-4894133/ 021-32926952 atau Surya di 081387823409.
Suara Islam Edisi 48
Era reformasi ibarat era kebebasan. Saking bebasnya, asing pun dengan leluasa memaksakan atau mengarahkan para penguasa negeri ini. Seharusnya di era kebebasan, para penguasa negeri ini berani menolak intervensi asing apapun dalam berbagai bentuknya. Nyatanya, itu tidak terjadi. Pemerintah sepertinya kehilangan akal. Atau memang ini teknik pemerintah untuk mencari popularitas.
Dapatkan segera di Khilafah Centre. Tersedia pula Edisi Promosi dengan harga khusus. Hubungi Rasyid di 021-4894133 atau 021-32926952.